Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts

Beberapa Tipe Kaca Film V-Kool Dan Tingkatannya

Untuk Anda pemilik mobil yang ingin memasang baru ataupun ganti pelapias kaca film mobil, sepertinya wajib memahami terlebih dahulu berbagai macam tipe dari kaca film. Sebab hal itu bisa menjadi acuan, tipe kaca film mana yang pas dan tepat sesuai dengan selera dan kebutuhannya. Jadi tidak asal menerapkan kaca film, apalagi memasang dengan kualitas rendah.

Pada dasarnya, lapisan kaca film berfungsi untuk melindungi bagian kaca mobil dan juga dipakai untuk kaca bangunan gedung. Banyak anggapan jika lebih gelap kaca filmnya, akan lebih bagus dalam memantulkan sengatan panas terik matahari. Padahal itu salah. Karena ada lapisan untuk kaca film yang terlihat terang, tapi malah lebih bagus daya serapnya.


(gambar, otomotif.kompas.com)

Dalam postingan artikel ini, penulis mencatut apa yang disampaikan Hendro Setianto, sebagai Branch Manager PT. Osindo Jaya Sempurna, beliau menjelaskan ada beberapa tipe kaca film keluaran V-Kool, yang mempunyai fungsi dan peran berbeda-beda. V-Kool 40 memiliki Total solar Energy Rejected sampai 65%. V-Kool 70 penolak panas berlebihnya 55%, kemudian V-Kool Black X05 mencapai 69%. Dan V-Kool VIP mempunyai kelebihan menolak sengatan panasnya mencapai hingga 71%, karena menerapkan standar kualitas tinggi yang ampuh menolak panas dan silau berlebihan.

Maka dari penjelasan di atas, setidaknya kita sudah memahami berbagai/beberapa tipe dan perbedaan tingkatan kaca film seperti merek V-Kool. Dan sampai disini bisa jadi acuan, kira-kira model dari tipe mana kaca film yang dirasa cocok dan menarik untuk dipasangkan pada kaca mobil anda.

 
Bagi anda yang berdomisili di daerah Cirebon, sebagai informasi; silahkan bawa segera mobil anda ke outlet resmi V-Kool yang berada di lokasi komplek Ruko Harjamulya AS 1 No. 6, Jl. Brigjen Dharsono, By Pass. Cirebon. Atau bisa hubungi di nomor kontak (0231) 230319.



Sumber: Otomotif edisi 23 

Perbandingan Lengkap Honda Sonic 150 Suzuki Satria F150 Fi Dan Yamaha MX King 150

Pertempuran Sengit Bebek Super Dan Ayam Jago

Pada akhirnya, setelah sekian lama dinanti-nantikan, jagoan bebek sport Suzuki Satria F150 Fi muncul juga. Pertempuran motor bebek super dan ayam jago pun sudah tidak terelakan lagi alias semakin seru dan menarik untuk dibedah kedalaman teknologinya. Yang berarti, di kelas 150 cc bertipe bebek super dan ayam jago di isi 3 varian, yakni Honda New Sonic 150R, Yamaha MX King 150 dan Suzuki Satria F 150 Fi.

Berdasarkan sumber yang sudah terjun langsung investigasi, uji coba dan test drive yang telah dilakukan tim MotorPlus mulai dari uji akselerasi, performa mesin melalui dynojet, uji konsumsi bahan bakar dan fitur-fitur lainnya, maka sengaja penulis kembali ketengahkan postingan ini secara lengkap untuk sobat bikers semua yang tentunya sangat seru untuk di komparasikan kira-kira mana yang terbaik diantara ketiga motor bebek super ayago kelas 150 cc.


Adu Fitur;

Banyak inovasi yang diterapkan di ayam jago dan bebek super 150 cc ini, mulai dari suguhan teknologi engine, beragam fitur di speedometer dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, untuk itu mari kita coba bandingkan ketiga motor ini, adapun penilaian akhir nanti kembali lagi ke sobat biker semua yang mau menebus salah satu diantara ketiga motor tersebut.

  • KUNCI PENGAMAN
Inovasi baru disuguhkan All New Satria F150 Fi keluaran terbaru, lebih advance dibandingkan kompetitor yang dilengkapi remote alarm dan shutter key unik, yakni cukup tekan untuk membuka dan menutup fitur ini. Di MX King juga dibekali shutter key sistem dan kemudahan buka jok dalam satu tempat yang terdapat di di kunci utama. Sedangkan Auto secure key sistem adalah fitur yang diterapkan pada Honda New Sonic 150R. Saat rider mengambil anak kunci dari rumah kunci, penutup akann menutup secara otomatis.

  • SPIDOMETER 

Spidometer milik MX King interface masih analog dicampur digital. New Sonic 150 sudah memakai interfcae full digital. Sementara paling kumplit indikator Satria yang sudah dilengkapi indikator penggantian oli dan engine indikator. Diantara ketiganya memiliki limiter rpm yang berbeda, MX King terukur sekitar 12.000 rpm, Sonic di 11.000 rpm dan New Satria lebih dari 13.000 rpm. 

  • LAMPU DEPAN
Muka New Sonic dan New Satria Fi bentuknya hampir serupa. Memiliki model head lamp yang menyatu dengan lampu sein. Dan kompak keduanya sudah mengusung lampu model LED. Kekurangan lampu ini ada pada saat ketemu jalan basah dimana cahaya jadi memantul dan penerangan jadi kurang maksimal, tetapi justru sangat efisien dalam segi perawatan dan arus aki tidak terlalu kesedot. Berbeda dengan MX yang head lampnya masih menggunakan bohlam, hanya lampu senjanya saja yang pakai LED.



  • LAMPU BELAKANG 
Masing-masing motor ayam jago bebek super 150 cc ini lampu belakangnya memiliki desain yang unik. Seperti di New Satria bentuknya runcing dengan kombinasi desain bulat yang unik. New Sonic lebih mengedepankan desain serba runcing sehingga air flow dari depan ke belakang terlihat serasi. Sedangkan MX King coba mengejar tampilan motor sport tulen dengan lampu rem terpisah dari lampu sein. Stoplampnya mirip Yamaha YZF-R25.


  • DOUBLE CAKRAM
Bisa dibilang fitur cakram depan New Sonic ngekor ke desain Satria F. Alasannya, Satria sudah lebih dulu mengadopsi cakram model giga disc, yaitu cakram diameter besar yang pemasangannya di batang pelek. Sedangkan MX King masih menggunakan cakram seperti umumnya. Lebar cakram depan MX king 245 mm. Untuk cakram belakang ketiganya sudah mengadopsi perangkat ciet.

  • PELEK
Ngomongin soal pelek, punya MX bisa dibilang paling gambot. Bisa dilihat, ukuran depan dikasih 1,85x17 dan belakang berukuran 3,50x17 yang kembali mirip seperti dipakai di YZF-R15. Sementara pelek New Sonic memiliki model Y10 berukuran 1,85x17 untuk depan dan 2,15x17 untuk belakang. Sedangkan pelek Satria Fi malah mempunyai ukuran pelek yang paling kecil, yakni 1,40x17 depan dan 1,85x17 untuk belakang. Kelebihan pelek Satria katanya lebih ringan dengan bobot 3,115 Kg (depan) dan 3,697 Kg (belakang).

  • PENDINGIN MESIN
Memiliki kapasitas mesin yang besar 150 cc, sudah pasti ada teknologi pendingin mesin untuk menjaga durability mesin dan tenaga yang tidak mudah drop. Dan kali ini, New Satria Fi sudah beralih ke pendingin air seperti yang dimiliki MX King dan New Sonic. Dan jika dilihat secara kasat mata, luas penampang radiator milik Satria lebih besar ketimbang dua lawannya.



  • MESIN 
Honda New Sonic, Yamaha MX King dan New Satria Fi memiliki tipe mesin yang berbeda meskipun kapasitas ketiganya sama (150 cc). New Sonic 150 menggendong mesin tipe DOHC 4 katup berteknologi injeksi. Memiliki konfigurasi bore x stroke 57,3 x 57,8 mm atau mendekati square. Dikawal throttle body 30 mm, untuk menyedot udara. Tranmisi percepatan Sonic mempunyai 6 gigi.
Yamaha MX King mempunyai tipe mesin SOHC 4 katup dan sistem pengabut injeksi dengan throttle body 30 mm, bore x stroke = 57 x 58,7 mm. Hanya menggunakan 5 percepatan/gigi. Dan terakhir New Satria Fi dijejali tipe mesin DOHC 4 katup dengan throttle body berventuri 32 mm, dan ini paling besar. Karena Satria Fi memiliki diameter piston 62 mm dan stroke 48,8 mm yang digeber sampai 6 tingkat percepatan.

  • KAPASITAS TANGKI BBM
Soal kapasitas tangki bahan bakar, ketiganya tidak beda jauh. Dikarenakan mesin yang digendong sama-sama 150 cc. Hanya Yamaha MX yang dibekali kapasitas bahan bakar paling besar sebanyak 4,2 liter. Sedang Honda Sonic dan Satria Fi cukup pede dengan tangki 4 liter saja.

  • AKSELERASI 
Dengan menggunakan alat bantu vericom VC3000, untuk menguji akselerasi diantara ketiga motor bebek super ini, tim Rider MotorPlus sengaja memboyong motor-motor tersebut ke Jl. taman aris, kebon jeruk, Jakarta Barat. untuk diajak berlari sekencang-kencangnya di trek lurus yang kemudian akan di ukur akselerasi yang didapat. Dengan menggunakan bahan bakar Pertamax, waktu pengetesan di malam hari sekitar jam 10-11 malam supaya lalu lintas jalan raya terkesan kosong dan aman buat ngegass pol.
Dan hasil yang diperoleh tim rider motorplus, akselerasi MX king bagus di putaran bawah, sedangkan Satria Fi melesat di rpm tengah sampai atas. Yang paling seru adalah ketika membesut Honda Sonic, pasalnya power dan torsinya berasa ngisi di kedua sektor. Mungkin ini semua berhubungan dengan spek mesin New Sonic yang mempunyai teknologi mesin mendekati Square, yang artinya antara bore dan strokenya hampir sama besarnya.
Tetapi, bila melihat hasil catatan waktu yang diperoleh, Suzuki Satria tidak sia-sia mendevelop mesin baru FU Fi. memang untuk akselerasi bawah atau jarak pendek, jagoan Suzuki ini harus mengakui keunggulan dan kegesitan rivalnya yang punya stroke lebih panjang. Tapi begitu masuk putaran menengah ke atas, FU Fi bisa mengangkangi keduanya, dan ini terlihat pada pencapaian jarak 0-201 meter, FU Fi lebih unggul dari Sonic dan MX King. Apalagi kalau jarak tempuhnya di atas 201 meter mungkin bisa terpaut lebih jauh lagi catatan waktunya.

Pengetesan
New Satria FU Fi
MX King 150
New Sonic 150
0 – 40 km/jam
2,60 detik
2,19 detik
1,88 detik
0 – 60 km/jam
3,83 detik
4,0 detik
3,46 detik
201 meter
10,86 detik
11,4 detik
10,99 detik

  • HASIL DYNOTEST DYNOJET 250I
Langkah pengujian terakhir yang dilakukan tim MotorPlus ini adalah dengan membawa ketiga jenis motor bebek super tersebut ke R9 Premium Store di Kebon Jeruk, Kota, Jakarta Barat dengan tujuan untuk mengukur power dan torsi yang dimuntahkan motor berkapasitas 150 cc ini.
Supaya adil, dynotest kali ini ketiganya di dyno ulang, tidak menggunakan data lama yang pernah motorplus muat sebelumnya. Yang pertama, New Satria F150 Fi dengan mesin baru berteknologi injeksi dan pendingin baru air ini terbaca mampu memuntahkan power 14,44 hp/10.525 rpm dan torsi 10,64 Nm/8.510 rpm.
Berikutnya MX King, setelah di dyno beberapa kali, peak power terbesar ada di 13,12 hp/8.160 rpm dana torsi 12,23 Nm/6.250 rpm. Dan yang terakhir adalah Honda New Sonic, yakni power yang dimuntahkan motor ini merupakan yang terbesar dengan mengalahkan rivalnya, yaitu ada pada 14,90 hp/8.280 rpm dengan torsi 13,77 Nm/6.200 rpm.

Pada akhirnya kalau dilihat dari power ketiganya, tidak terlalu beda jauh. Bisa dibilang tipis-tipis lah, namun power band Satria FU Fi lebih luas dari kedua rivalnya lantaran peak power didapat di putaran yang lebih tinggi plus napas mesin yang lebih panjang. 


Demikianlah artikel yang mengupas tuntas mengenai perbandingan lengkap antara motor bebek super ayago Honda new Sonic, Suzuki Satria Fu Fi dan Yamaha Mx King yang mana sengaja penulis share ulang kembali bersumber dari media cetak MotorPlus edisi 890, semoga bermanfaat. 

Trik Menghilangkan Getaran Dan Berisik Di Skubek

Sesuai thread artikel kali ini, sebelumnya mungkin diantara sobat motormania ada yang mengalami hal sepele tapi beresiko jika pada saat memakai motor (skubek) kesayangan anda merasakan ada suara getaran dan berisik di seputar CVT? Bisa dicoba deh iseng-iseng fokus sebentaran dengarkan apakah ada bunyi-bunyi aneh atau normal saja?! 


Nah untuk masalah ini, bisa jadi itu karena akibat kondisi plastic slider yang berfungsi sebagai dumper pada plat lintasan roller di puli primer mulai aus. Jadi bukan hanya karena kondisi rollernya yang ngegerus atau alurnya yang kemakan. Untuk itu, jika masalah seperti ini dibiarkan... maka efeknya ngga cuma berisik saja, tapi bisa juga mengakibatkan getaran terhadap motor, serta gerakan tutup rumah roller yang berbahan plat besi pun akan tertahan dan tidak stabil. Dan untuk memastikannya biar ga bolak-balik ke bengkel, lebih baik cek lebih dulu kondisi plastik slider tersebut, kalau ternyata sudah longgar dari dudukannya bisa dipastikan part itu sudah waktunya ganti.

Buat mendapatkan partnya (plastic slider) sepertinya ga sulit ditemukan lah. Di toko-toko onderdil maupun di bengkel resmi biasanya sudah pasti menyediakan, soal harga pun ga terlalu mahal alias masih dijangkau dari sisa uang jajan. Cukup kantongin uang Rp. 50 ribu untuk 1 paket sudah dapat 3 plastik slider, murah bukan?

Sebagai saran, jika sobat kebetulan mendapati part ini ada embel-embel racing maka jangan tergiur dulu. Karena dari pengalaman beberapa bikers yang sudah pernah mencoba memakainya ternyata tidak awet untuk harian. Memang pakai racing kesannya bagus, tapi kalau dipakai sehari-hari jarang ada yang kuat. Begitu juga yang kualitas imitasi gampang pecah dan cepat rusak. Makanya alangkah baiknya jika mau awet dan tahan lebih lama tetap pakai yang original saja.

Nah, cara untuk mengganti plastik slider ini triknya sangatlah mudah. seperti contoh, di puli primer skubek Yamaha ada 3 buah, tinggal pasang saja ke tiga piranti itu ke lubang celah di plat landasan roller. Tapi ingat, sebelum dipasang... pastikan lagi supaya si plastik slider tadi tidak banyak goyang/oblak. Tambahan lain, pada saat melakukan penggantian, rumah CVT harus dibuka terlebih dulu supaya part-part pada puli primer bisa dilepas. Alhasil, jika penggantiannya sudah Ok dan pemasangannya pas secara detil maka dijamin getaran dan suara berisik di skubek sobat akan hilang.

Mungkin itu saja sobat motormania tutorial trik menghilangkan suara getaran dan berisik pada motor skubek, mudah-mudahan artikel ini dapat membantu dan sekiranya bermanfaat silahkan di share ulang kepada teman sobat semua.


sumber:
(motorplus edisi 885/XVI)

Spesialis Dan Terpercaya Bikin Swing Arm Motor

Dijamin murah dan rapi

Tidak bisa dipungkiri, salah satu sektor yang menarik perhatian dan menyedot penampilan motor adalah soal kaki-kaki. Dan, Swing Arm termasuk salah satu komponen part yang bisa membuktikan bagaimana gagahnya sebuah motor. Biasanya kebanyakan orang yang mengganti swing arm dengan limbah moge alias motor gede atau membeli produk aftermarket yang desainnya lebih oke, kekar dan sporty.

Akan tetapi, harga swing arm yang dipatok pasaran pun gak ada yang murah alias mahal-mahal. Dan kini, jika motor mania yang berencana mau mengganti swing arm motor kesayangannya dengan yang lebih kekar bisa sobat dapatkan dengan harga yang murah (terutama bagi motor mania yang berdomisili di Brebes, Tegal dan sekitarnya).

Salah seorang spesialis pembuat swing arm, Ali Murtado dari Sinar Jaya Las yang bergarasi di Tegal sudah banyak memproduksi berbagai model swing arm, menurut beliau meski murah namun kerapihan dan kekuatan swing arm buatannya tetaplah hal yang paling di utamakan. Deifinisi pembuatan swing arm buatan bang Murtado ini berbekal bahan besi dengan ketebalan yang bervariasi, mulai dari ukuran 1,5 mm sampai 3 mm.

Untuk saat ini, jenis swing arm yang banyak digandrungi dan laris di produksi bang Murtado adalah pemakaian untuk motor Kawaski KLX 150, Ninja 250 Fi dan Yamaha Vixion. Menurut pebengkel yang beken di sapa Murtado ini menyebutkan siap menerima pesanan swing arm buat motor sport tipe apa saja, bisa di desain dari pihaknya atau kalau punya desain sendiri ya monggo silahkan bisa di bawa ke tempat kerjanya sambil ngopi-ngopi.

Untuk harga swing arm yang ditawarkan Murtado ini cukup merogoh kocek mulai dari Rp. 200 ribu hingga Rp. 1,5 juta. Dan ternyata, selidik punya selidik si abang beken Murtado ini adalah salah seorang distributor/pemasok swing arm custom yang banyak di gelar di kawasan Kebon Jeruk dan Otista, Nah lho?! Sekiranya dengan inovasi dan kreatifitas yang dibangun Ali Murtado sebagai Spesialis bikin swing arm sampai terjual secara reguler ke daerah Jakarta, berarti secara tidak langsung produktifitas dan nama baik beliau sudah teruji dalam pembuatannya alias tidak asal asalan dan sembarang jual beli ga jelas, kualitas dan kuantitas tetap adalah yang terpenting dan utama dalam membangun karya Ali Murtado.




Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat dan membantu bagi motor mania semua yang ingin mempercantik motornya, kurang lebihnya mohon maaf. Jangan lupa untuk selalu berbagi jika artikelnya menarik. Wassalamualaikum Wr. Wb
Di ambil dari sumber Em-plus.online


Sinar Las Jaya (Murtado)
Jl. Raya II Tegalwangi RT 04/01 Talang
Tegal, Jawa Tengah
Tlp. 0815-4802-3299
Pin BB. 24D15CO

Cara Bikin Enteng Piston Forging

Dalam dunia ajang balap baik itu resmi maupun liar, sesuatu yang namanya peranti penggedor kompresi yang bernama piston atau biasa disebut seher, adalah part yang paling sering di ganti. Alasannya bisa bermacam-macam, akan tetapi hal yang paling utamanya adalah berfungsi untuk mengejar durabilitas dari kerja mesinnya itu sendiri. Dan pilhan lain dalam membuat enteng piston forging tidak mesti di ganti pula, tetapi bisa juga mengakali pistonnya sampai terasa enteng bobotnya.


Melalui rumus cara bikin enteng piston dengan mengakali bobotnya tentu ada beberapa keuntungan, disamping gaya geseknya menjadi berkurang karena bobot piston jadi ringan, juga karena sirkulasi oli menjadi lebih lancar. (salah satu trik yang telah diterapkan oleh 96 Motorsport daerah Sentul, Jawa barat)


Lalu, apa saja yang harus diperhatikan saat piston forged ini di bikin lebih enteng? Sebelum masuk ke pembahasan cara kerjanya, perlu kita ketahui dulu apa itu piston forged? piston forging adalah piston yang dibuat dari bahan besi yang telah ditempa yang sangat kuat tetapi juga ringan. Dan piston jenis forged ini akan lebih oke dibikin enteng serta tahan terhadap kompresi tinggi dibandingkan dengan piston jenis lainnya.


Pertama-tama, hal yang harus diperhatikan adalah bahan dari pistonnya itu sendiri. Sebab walaupun berbahan forged, tetapi masing masing merek mempunyai tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Dan untuk melakukan hal ini perlu "feel" mekanik, dalam arti jika merasakan bentuk bahan piston terlalu tipis maka diharapkan jangan terlalu ekstrim bikin coakannya/lubangnya.

Yang kedua, alat yang digunakan mesti proper. Maksudnya alat yang digunakan mekanik untuk pengerjaannya itu haruslah baik yang sesuai peruntukannya. Seperti, agar rapi hasilnya bisa menggunakan mesin milling, atau juga bisa pakai pisau tunner. Tips lainnya juga jika tidak memakai mesin bor korek, maka pakai bor elektrik akan lebih bagus hasilnya supaya lebih mudah dan rapi. 

Yang terakhir, ya tentu bagian mana saja yang boleh/perlu di coak? Dari eksperimen yang telah diterapkan bengkel/96 Motorsport menjelaskan, bahwa bagian yang masih terasa padat pada piston itulah yang boleh di coak, dengan syarat tidak mengganggu dudukan pen piston standar. Sebagai catatan yang harus diingat oleh bikersmania, agar ketahuan berapa bobot yang telah tereduksi dari pengerjaan cara bikin enteng piston ini, maka jangan lupa di timbang dulu pistonnya supaya ketahuan perbedaan entengnya.


Mungkin itu yang bisa saya share tentang bagaimana cara membuat enteng piston forging, semoga dengan ulasan tips singkat yang telah direview Em-plus lebih dulu ini bisa membantu dan menambah wawasan bagi bikermania yang gemar utak-atik motornya. Jangan lupa untuk senantiasa berbagi/share ulang artikelnya. Wassalamualaikum Wr. Wb 

Dapatkan Pilihan Pelek Lebar Terbaru Matik Dan Sport


Banyak cara mempercantik tampilan tunggangan kesayangan. Salah satunya dengan cara upgrade kaki-kaki, gak usah yang ribet dulu, misal ganti pelek bawaan pabrikan dengan produk aftermarket yang mana desainnya keren dan bagus di pasaran. Apalagi saat ini sudah mulai banyak beredar beberapa tipe baru yang layak untuk dilirik dan digunakan sesuai selera.

Nah, Pelek aftermarket yang beredar kebanyakan memiliki ukuran yang lebih lebar ketimbang standarnya. Jadi bisa bikin tampilan motor sobat berkesan kekar dan gagah. namun yang harus diperhatikan adalah, tidak semua motor cocok dengan penggunaan pelek lebar tersebut. 

Sekarang yang mulai banyak pilihan baru di kategori tipe motor jenis matik dengan lebar pelek depan hingga 2,15 inci dan belakang ukuran mulai 2,5 inci, 3 inci dan 3,5 inci. Tapi memang tidak semua motor tipe matik bisa langsung cocok dengan pelek lebar ini. Seperti misalnya untuk Honda Vario 125 atau Vario 150, pelek bawaan pabriknya memiliki ukuran pelek selebar 1,85 inci di bagian belakang, dan ini masih bisa diganti dengan ukuran yang 3 inci atau 3,5 inci. Itu tanpa memerlukan ubahan apapun alias bolt on. Sementara di skubek Yamaha harus ada sedikit ubahan untuk pemasangannya, terutama di bagian mountingKarena rata-rata matik Yamaha mengadopsi lebar pelek 1,4 inci untuk depan dan 1,6 inci bagian belakang. Bagi sebagian pemilik matik Yamaha, hal ini dirasa terlalu ramping. Maka dari itu disarankan untuk pelek depan bisa memakai ukuran 2,15 inci dan 2,5 inci bagian belakang. Lebih dari itu pasti mentok dan harus ada ubahan agar bisa terpasang.

Untuk motor jenis sport terbaru seperti New Kawasaki Ninja 250, ada rekomendasi bisa memakai pelek anyar keluaran Chemco selebar 3 inci untuk depan dan 4,5 inci bagian belakang. Dengan memakai pelek ini bisa langsung pasang tanpa perlu ubahan, selain itu pembeli juga bisa memilih mau beli satu atau per satuan alias sepaket, tergantung seleran dan keinginan.

Kalau tipe sport yang ingin menggunakan pelek lebar tanpa harus mengganti swing arm, maka harus diperhatikan lebar tapak bannya. Jangan sampai terlalu lebar juga, maksimal lebar yang disarankan adalah ukuran 140 untuk belakang, karena jika memakai yang 160 maka mau ga mau harus ada ubahan di posisi swing arm.

Untuk pilihan warna pelek-pelek berukuran lebar, saat ini juga makin bervariatif dengan warna-warna seperti krom, gold, putih dan warna cerah lainnya. Pilihan harganya juga cukup terjangkau mulai dari Rp. 900 ribuan sampai Rp. 1,2 jutaan untuk motor matik, sedangkan untuk motor jenis sport dibuka pasaran mulai dari kisaran Rp. 1,5 sampai Rp. 2,9 jutaan per set. So, sobat motor mania mau pilih yang mana?


Tipe : New Ninja
Untuk : Kawasaki Ninja 250
Ukuran : 3 x 4,5 inci
Warna : Hitam, Putih
Harga : Rp. 2,9 juta (satu set)




Tipe : Y5
Untuk : Matic Yamaha
Ukuran : 2,15 x 2,50 inci
Warna : Hitam, Putih, Gold
Harga : Rp. 900-950 ribu




Tipe : Andong
Untuk : Matic Yamaha, Honda
Ukuran : 2,15 x 2,50 inci
Warna : Gold, Hitam, Putih
Harga : Rp. 900 - Rp1,1 juta




Tipe : Rose
Untuk : Matic Yamaha, Honda
Ukuran : 2,15 x 2,50 inci. 2,15 x 3. 2,15 x 3,5 inci
Warna : Krom, Hitam, Putih
Harga : Rp. 925 - Rp. 1,1 Juta




 Tipe : Blade
Untuk : Matic Yamaha, Honda
Ukuran : 2,15 x 2,50 inci
Warna : Krom, Hitam, Putih
Harga : Rp. 900 - Rp. 1 juta



Harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa sepengetahuan konsumen.

Demikian sedikit ulasan artikel mengenai beberapa pilihan pelek terbaru untuk motor jenis matik dan sport yang dihimpun dari sumber media cetak M-plus edisi 879, semoga bermanfaat. Wassalam... wr. wb

Apa Saja Regulasi MotoGP Musim 2016

Gelaran adu cepat atau biasa disebut balapan kuda besi kelas MotoGP musim 2016 memang masih lama, akan tetapi pihak Dorna dan FIM selaku organisasi penyelenggara balapan MotoGP, atau dengan kata lain sebagai promotor kejuaraan MotoGP yang bertanggung jawab terhadap kualitas event dan juga mengurusi sponsor, beserta FIM yang mengurusi dan bertanggung jawab mengenai regulasi dan teknis pelaksanaan balapan, status, taraf, dan kriteria dari sebuah kejuaraan balap motor, jauh-jauh hari telah melakukan perubahan peraturan regulasi untuk menyongsong hajatan MotoGP 2016.

Seperti yang telah dilansir beberapa media baik cetak maupun elektronik, untuk menghadapi musim 2016 ada beberapa ubahan regulasi di kelas MotoGP, dan yang paling utama adalah penghapusan kategori Open Class dan factory 2. Semua peserta diharuskan berjalan dalam satu regulasi yang sama, kecuali dua pabrikan yakni Suzuki dan Aprilia secara khusus diberikan konsesi atau kelonggaran peraturan dari pihak Dorna & FIM.

Lalu apa saja regulasi yang ditetapkan terhadap kontestan kelas MotoGp? Ini dia beberapa statuta/pernyataan yang telah diuraikan pihak penyelenggara:


  • PERATURAN TEKNIS
Penggunaan ECU atau sistem elektronik tunggal membuat peraturan teknis lebih seragam. Seperti jatah bahan bakar selama race yakni sebanyak 27 liter per motor, dan ini berlaku bagi tim pabrikan non konsesi (Honda, Yamaha dan Ducati) maupun yang mendapatkan konsesi (Suzuki dan Aprilia). Selain itu bobot minimum dibuat sama beratnya 157 kg lebih ringan 1 kg dibanding musim lalu. 
Perbedaan yang terlihat hanya pada jatah mesin selama satu musim. Tim pabrikan non konsesi mendapatkan jatah 7 unit mesin, sementara tim dengan konsesi diperbolehkan menggunakan 9 mesin. Hal pembeda lainnya, pabrikan konsesi selama musim balap berlangsung masih diperbolehkan mengembangkan mesinnya, beda dengan tim pabrikan non konsesi yang harus menjalankan ketentuan engine freeze alias tidak boleh melakukan pengembangan mesin.

  • WINGLET
Banyaknya pabrikan yang mulai menggunakan winglet membuat Dorna mengeluarkan peraturan baru. Aturannya winglet tidak boleh menonjol di luar bagian terluas dari fairing, dan fairing harus memiliki lebar maksimal 600 mm. Setiap sisi winglet juga harus punya ketebalan minimal 2,5 mm supaya tidak meruncing dan membahayakan.

  • PEMAKAIAN BAN
Dari segi kaki-kaki khususnya ban, untuk tahun ini MotoGp beralih dari pelek 16,5 inci ke 17 inci, penyedia bannya pun berganti tangan dari yang tadinya dipasok dari Bridgestone kini diwajibkan pakai produk Michelin. Maka dari itu ada beberapa hal yang berbeda dari alokasi ban ke setiap tim. Untuk tahun ini semua pembalap di setia serinya akan mendapatkan jatah ban sebanyak 10 ban depan dan 12 ban belakang yang terdiri dari dua jenis kompon ban yang dipilih. Menariknya, musim ini (2016) produsen Michelin juga menyediakan ban jenis intermediate yang mana ban jenis ini bisa digunakan saat aspal setengah kering dan setengah basah. 

  • PENALTY POIN
Berkaca dari insiden pembalap jagoan Yamaha musim lalu yakni Valentino Rossi, dalam hal ini ada koreksi di sistem pemberian penalty poin pembalap. Secara matematis, jumlah penalty poin yang sudah di dapat pembalap tidak akan dihapus sampai seorang pembalap melewati raihan 10 penalty poin. Dengan begitu, setiap pembalap tidak akan mendapatkan sangsi yang sama. 

Sebagai contoh pada kasus Valentino Rossi yang saat ini masih memiliki 3 poin pinalti, berarti Rossi akan kena sangsi lagi jika dia kembali menambahkan 4 poin pinalti, dengan total 7 penalti poin maka Rossi akan mendapatkan sangsi start dari pit lane.


Demikian artikel singkat beberapa perubahan regulasi jelang MotoGp musim 2016 yang di rilis dari berbagi sumber tentunya melalui statuta Dorna dan FIM, semoga motogp lovers semua memahami dan mengerti mengenai perubahan-perubahan yang terjadi sebagaimana dijelaskan di atas. Dan kelak tidak begitu heran maupun bertanya-tanya ketika nanti motogp lovers menontonnya secara langsung. Akhir kata, semoga bermanfaat dan jangan lupa share artikelnya. 
Wassalamu'alikum wr. wb

Sumber: Em-Plus edisi 881

2 Manfaat Aplikasi Android Bagi Bikers

Handphone (Android) dan Motor ini ibarat dua sisi mata uang, maksudnya? kemana motor pergi maka sudah dipastikan sebuah barang yang bernama HP akan setia ikut menemani kemana dia pergi. Betul tidak? :)

Nah, dijaman serba canggih seperti sekarang ini, bagi sobat bikers yang memiliki Handphone/Android ga melulu cuma eksis di media sosial atau nge game saja, tapi bisa dimanfaatkan jadi sebuah data logger ketika sedang melakukan touring atau latihan di sirkuit bagi yang suka adu kebut di pasar senggol. Lantas informasi apa yang kita dapatkan dalam menggunakan aplikasi tersebut ketika kita menerapkannya?



Berikut 2 kebergunaan dan manfaat aplikasi android untuk bikers:

  • RaceChrono

Fungsi dari aplikasi ini adalah untuk menghitung laptime ketika sedang berada di sirkuit, sekaligus juga bisa membaca racing line biker saat keluar-masuk tikungan berdasarkan time per sector. Jadi, dengan pengaturan di aplikasi ini maka kita bisa mengkoreksi kecepatan dan catatan waktu saat melintasi sector-sector yang ditentukan atau titik jalan yang biker inginkan.

Untuk itu, penggunaan alat pantau seperti ini sangat cocok bagi para pembalap yang sering latihan di sirkuit, bisa mempelajari lebih dalam racing lines, time per sektor dan time per lap. Penggunaannya pun sangatlah mudah, pertama tentunya kita harus mendownload aplikasi ini yang tersedia di play store atau google play yang tersedia dengan 2 layanan, yang gratis dan berbayar.

Di aplikasi yang gratis ini sudah cukup banyak fitur yang ada untuk digunakan sebagai latihan. Akan tetapi sebelumnya, kita perlu mengaktifkan GPS yang ada di HP kita, setelah itu baru kita pilih track sirkuit yang terdekat dari posisi kita sekarang. Sebagai contoh, kita memakai sirkuit Sentul karting untuk mencoba aplikasi ini. Setelah memilih track akan terlihat lay out (tata letak) sirkuit Sentul karting. Kemudian, simpan HP kita di bagian dari sepeda motor atau di kantong pembalap. Lalu, coba berjalan mengelilingi trek, maka aplikasi tadi akan merekam mulai dari kita start sampai berhenti dan langsung menunjukkan racing line yang keluar dari motor kita.


  • RaceDroidPro

Aplikasi yang kedua ini berguna untuk mengukur power dan torsi motor kita dengan cara menjalankan motor di trek yang lurus. Selain itu, alat ini juga bisa menghitung kecepatan 0-60 km/h, 0-100 km/h yang dapat ditempuh dengan berapa cepat.

Disamping itu, aplikasi ini juga bisa menghitung jarak yang ditempuh berapa lama perjalanan yang dikendarai. Contohnya, bisa mengukur trek 500 meter ataupun 201 meter dalam berapa detik. Tentunya, kita juga harus menyimpan HP disaat melakukan tes seperti di dalam kantong saku maupun di motor.

















Dari kesimpulan dan eksperimen yang telah dilakukan beberapa konsumen yang telah memakai data logger seperti perangkat ini, ternyata aplikasi ini juga masih ditemukan sisi minusnya yaitu tidak adanya fasilitas untuk menyimpan data setelah melakukan serangkaian tes. Jadi, mau ga mau kita perlu screenshot ataupun dengan cara capture screen untuk menyimpan catatan waktu yang telah kita tes/uji coba pada motor tersebut. (sumber: motorplus edisi 879)

Demikianlah sobat biker semua sedikit ulasan artikel mengenai fungsi dan manfaat aplikasi android untuk motor mania yang bisa saya share, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan dibaca dan dipahami, semoga membantu dan bermanfaat. Jangan lupa share dan baca juga ini pasang gps tracker di motor hindari kejahatan curanmor. Akhir kata, wassalamu'alaikum wr. wb

Pasang GPS Tracker di Motor Hindari Kejahatan Curanmor

Maraknya kejahatan seperti pencurian sampai perampasan paksa atau biasa disebut begal yang kerap terjadi akhir-akhir ini menjadi keresahan tersendiri bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor, baik itu kendaraan roda 2 (motor) maupun kendaraan roda 4 (mobil). Tidak jarang, pelaku kejahatan atau perampasan tadi sampai tega melukai dan bahkan membunuh korban. Salah satu antisipasi yang dapat dilakukan guna menghindari kejahatan curanmor tersebut adalah dengan memasang GPS Tracker atau disebut juga sebagai alat pelacak kendaraan.

Dan saat ini, piranti GPS Tracker sebagai alat pelacak kendaraan mulanya lebih umum dikenakan pada mobil. Akan tetapi bukan berarti komponen alat ini "haram" atau tidak boleh di pakai di motor.

Fungsi yang paling mendasar dari piranti GPS Tracker ini adalah untuk memantau posisi kendaraan secara real time. Tidak ada pengaruh soal jarak antara motor dan pemilik. Semisal, saat motor ditinggal di daerah yang rawan pencurian atau motor sedang di pakai orang lain, bahkan ketika dicuri pun motor tetap bisa di pantau dimana lokasinya berada.

Selain fungsi tadi, kini GPS Tracker juga sudah berkembang dengan berbagai fitur. Diantaranya, bisa mematikan mesin kendaraan, bisa mengetahui jejak kendaraan selama 3 bulan kebelakang, dan juga bisa menyadap suara di sekitar GPS tersebut berada. Fitur-fitur tersebut bisa di pantau dari beberapa media. Diantaranya, lewat sms yang akan selalu mengirimkan link untuk menunjukkan kordinat kendaraan, serta lewat aplikasi gratis untuk pengguna Android, IOS, ataupun lewat website resmi dari GPS Tracker tersebut.


  • Bagaimana cara kerja piranti GPS Tracker? 
Sinyal yang dikirimkan lewat alat GPS Tracker ini ada dua, yaitu melalui SMS dan satelit. Karenanya alat ini butuh SIM Card seperti handphone untuk mengirimkan SMS balasan dan data GPS. Data yang dipakai pun cukup kecil, hanya beberapa kilobyte/menit saja. Apalagi sekarang sudah banyak provider-provider sim card yang menyediakan paket internet dengan harga murah.


  • Bagaimana cara pasang GPS Tracker?
Pemasangan GPS Tracker ini cukup mudah, tersedia 4 kabel yang masing-masing berwarna merah, hitam, hijau dan kuning. Yang pertama, kabel warna merah untuk pengambilan power dari aki kutub positif. Kedua, Kabel hitam mengarah ke massa. Untuk kabel hijau digunakan mengambil power dari kontak, dan yang terakhir kabel kuning trigger yaitu mengarah ke relay yang berfungsi untuk mematikan mesin sepeda motor.


Terakhir, demi keamanan dari tangan-tangan nakal yang mengetahui keberadaan GPS Tracker di motor, bisa dilakukan dengan mengambil power dari kabel kiprok atau sekering yang posisinya lebih tersembunyi.


Demikian sedikit ulasan artikel mengenai pemasangan GPS Tracker pada motor, semoga bermanfaat berguna dan membantu kita semua dalam menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, menjaga kendaraan kita dari percobaan pencurian. Amiin... Akhir kata, Wassalamu'alaikum Wr.Wb

3 Aplikasi Komponen Balap Yang Beresiko Di Motor Harian

Seiring ramainya kegiatan balap motor di tanah air mau tidak mau menarik perhatian banyak orang untuk meniru meniru pernak pernik yang terpasang di tunggangan motor para pembalap profesional. Termasuk di skutik. Akan tetapi harus di ingat, ada beberapa komponen yang justru bisa membahayakan bagi kita sendiri maupun orang lain. Selain itu ada yang malah butuh perawatan ekstra terhadap motor kesayangannya hanya demi kesenangan sesaat.

Berikut ada beberapa contoh (aplikasi) komponen balap yang beresiko jika di terapkan pada motor harian:

  • PEMAKAIAN BAN DRAG BIKE

Seperti yang kita tahu, ban jenis ini biasanya di pakai pada balap motor lurus atau biasa disebut drag bike. Maka jika pemakaian ban kecil khusus drag bike tersebut di aplikasikan ke motor harian, maka yang terjadi adalah akan membuat setang atau kemudi motor kita menjadi ringan karena bidang karet ban yang menyentuh aspal sangat sedikit. Dan kalau dipakai di jalan raya untuk kebutuhan harian maka sudah jelas sangat tidak layak karena resiko negatif yang bakal diterima si pengendara akan fatal akibatnya. Dan secara daya cengkeram, tapak ban kecil seperti ini akan membuat kondisi menikung jadi minim atau malah kehilangan grip.

  • KARBURATOR OPEN FILTER
Menurut riset yang dilakukan para ahli (mekanik) spesialis matic menyebutkan, memang karburator dengan sistem open filter ini membuat skutik kita menjadi lebih kencang atau responsif terhadap tarikan motor, dan jika digunakan pada motor skutik harian harus sering-sering di adakan pengecekan atau rajin membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada bagian depan karburator. Di karenakan menganut sistem open filter tadi, yang beresiko masuknya kotoran ke dalam mesin motor, bukan tidak mungkin laju motor malah terasa tidak nyaman atau bahkan jadi rawan mrebet.


  • DISC BRAKE UKURAN BESAR
Sepintas, keberadaan pemasangan disc brake ukuran besar memang bikin tampang skutik jadi lebih gagah. Apalagi kalau kondisi mesinnya juga sudah dapat sentuhan bore up. Tetapi tahukah kita, dibalik tampilan gagah dan menarik tadi berpotensi jadi sebuah kecelakaan juga?! Beberapa survey dan pengalaman yang dilakukan pengendara seperti ini menyatakan bahwa apabila sewaktu-waktu di depan kita berhenti mendadak dan kita menekan rem terlalu dalam secara spontan, resiko yang bakal di dapatkan adalah terpeleset karena rem depan yang terlalu pakem.


Mungkin point-point di atas adalah sedikit dari beberapa usaha pencegahan dini terhadap resiko kecil/besar dalam mengantisipasi kecelakaan bermotor demi keselamatan dan kenyamanan berkendara jenis skutik pada khususnya, untuk menjadi safety riding itu tidak perlu wah untuk tampil elegan dan tidak butuh "sangar" supaya terlihat sporty. 

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kita semua menghargai dan menyayangi nyawa beserta kendaraan yang kita cintai sekali seumur hidup. Wassalamu'alikum Wr.Wb 

Cara mudah membersihkan AC pada mobil Honda Jazz

Cuma butuh 15 menit dan AC bersih kembali seperti baru.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sendiri dalam merawat sistem AC (air conditioner) pada mobil tanpa perlu ke bengkel spesialis penyejuk udara. Paling mudah tentu mengganti filter kabin secara berkala, namun tentunya selain mengganti saringan, blower dan evaporator juga perlu dibersihkan.



Bagi yang sering mengganti saringan udara kabin sendiri hal seperti ini malah tidak sulit caranya. Setidaknya setiap 20.000 KM cek kabin air filter, jika kotor tentu harus diganti. Lalu dilanjutkan dengan membersihkan blower.

Untuk membersihkan blower butuh cairan khusus, biasanya model foam jika disemprot. Dengan kemasan kaleng berisi 500 ml bisa di cari di toko supermarket otomotif yang di banderol kurang lebih Rp. 150 ribu sampai Rp. 200 ribu per kaleng. Dan pemakaian cairan kaleng ini harus dihabiskan 1 kaleng sekali pakai. 


Berikut langkah-langkah mudah membersihkan AC pada mobil jenis Honda Jazz:
  1. Pada kondisi mesin mati, buka glove box dengan cara menekan ke arah dalam bagian samping kiri dan kanan glove box. Lalu perhatikan nok glove box tersebut dan keluarkan nok pada kedua lubang yang tersedia.
  2. Sekarang tinggal mencabut penutup boks filter kabin. Tekan penguncinya kemudian tarik penutup tersebut. Kini saatnya mencabut filter kabin tinggal tarik saja, namun perhatikan posisi pemasangan filter kabin jangan sampai terbalik ketika merakit ulang.
  3. Kocok dahulu kaleng AC cleaner beberapa kali. Masukan selang AC cleaner ke dalam blower AC, lalu semprotkan semua cairan pembersih ke dalam blower, semprot hingga habis 1 kaleng AC cleaner.
  4. Hidupkan mesin lalu nyalakan AC, pada suhu paling dingin dan blower paling kencang. Diamkan 10 hingga 15 menit dalam kondisi ini. Kotoran akan keluar melalui pipa pembuangan air AC.
  5. Jika filter kabin sudah kotor, sebaiknya ikutan diganti agar sistem AC kembali bersih dan segar.

Demikian beberapa tips mudah membersihkan AC pada mobil Honda Jazz, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. sukses selalu. 

Kategori

Translate